Pages


Showing posts with label mOst hAunted pLaces. Show all posts
Showing posts with label mOst hAunted pLaces. Show all posts

Wednesday, March 9, 2011

Lawang Sewu, Bangunan Yang Eksotik Dan Penuh Misteri

Lawangsewu dibangun tahun 1908, yang dikerjakan oleh arsitek Belanda Profesor Klinkkaner dan Quendaag. Tahun 1920, gedung ini mulai dipakai sebagai kantor pusat Nederlandsch Indische Spoor-weg Maatschapij (NIS), sebuah maskapai atau perusahaan kereta api pertama di Indonesia yang berdiri tahun 1864.


Terletak di komplek tugumuda, dahulu merupakan gedung megah berbaya art deco, yang digunakan Belanda sebagai kantor pusat kereta api  ( trem ), atau lebih dikenal dengan Nederlandsch Indische Spoorweg Maschaappij ( NIS ). Bangunan karya Arsitek Belanda Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J Queendag menurut catatan sejarah dibangun tahun 1903, kemudian diresmikan pada tanggal 1 juli 1907.Masyarakat Semarang lebih mengenal gedung ini dengan sebutan Gedung LaswangSewu, mengingat gedung ini memiliki jumlah pintu dalam jumlah banyak, yangt dalam arti kiasan banyak berarti jumlahnya seribu atau lebih , yang dalam bahasa jawa LawangSewu.Lawang berarti pintu dan Sewu berarti seribu.


Saat meletus Pertempuran Lima Hari di Semarang, 14-18 Agustus 1945, Lawangsewu dan sekitarnya menjadi pusat pertempuran antara laskar Indonesia dan tentara Jepang. Korban pun berguguran. Untuk memeringati mereka, di sebelah kiri pintu masuk (gerbang) didirikan sebuah tugu peringatan bertuliskan nama para pejuang Indonesia yang gugur.

Sayangnya, dari pihak Jepang tak diizinkan membangun tugu atau monumen serupa.



Dalam perkembangannya setelah kemerdekaan digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Indonesia ( DKARI ) atau sekarang PT. Kereta Api Indonesia. Kemudian untuk kepentingan militer, yaitu sebagai kantor KODAM IV Diponegoro ( yang kini dipusatkan di Watu Gong ), dan terakhir digunakan sebagai Kantor Wilayah Departemen Perhubungan Jawa Tengah. Saat ini gedung yang masuk dalam 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang digunakan sebagai objek wisata dengan fasilitas berupa peninggalan sejarah arsitek bangunan kuno dan antik, ada ruang bawah tanah dan menara informasi, sering pula digunakan sebagai tempat pameran dalam event tertentu.


Ada banyak sekali ruangan di tempat ini. Ya, tentu saja..namanya juga gedung dengan seribu pintu..hhe. Baik di lantai 1 dan 2 semuanya adalah ruangan kosong, paling2 ya ada hall di lantai 1, dan tangga besar dimana terdapat lukisan kaca yang sangat besar berhadapan dengan tangganya. Memang agak mengerikan jika kita hanya berkeliling di tempat itu dengan sedikit orang, tapi..kalau rame2 kayaknya malah seru kok..:)
Di lantai 2 ada teras juga, dimana kita bisa melihat pemandangan tugu muda semarang. Biasanya wilayah ini sering digunakan juga untuk pameran lukisan. Mungkin memang untuk menghilangkan kesan seram tempat ini sering digunakan untuk menggelar berbagai macam event dan pameran.








Kemudian, ini yang paling seru dari semua ruangan, yaitu ruangan bawah tanah. Untuk menuju ruangan tersebut, kita disuruh membayar Rp 8000 utk menyewa sepatu boot, karena di bawah memang tergenang air sampai betis.
Dibawah memang ternyata cukup menyeramkan, bukan hanya pemandangannya tetapi cerita dibalik itu yg bikin berdelik dan mendendam.
Dibawah itu terdapat berbagai tempat penyiksaan dan penjara.
1. Penjara berdiri : tahanan (yang pastinya orang indonesia) dimasukan kedalam ruangan kurang lebihberukuran lebar 1×1 meter sebanyak 6 orang. Mereka lalu di beri air selutut kemudian di kurung berdiri. Dengan ukuran sesempit itu maka tidak mungkin jongkok, seandainya jongkok pun mereka akan terlelap air. Mereka akan dikurung sampai meninggal.
2. Penjara jongkok : tahanan harus duduk jongkok di ruangan kurang lebih selebar 1,5 m dan setinggi 1 m sebanyak 7- 8 orang dan juga dikurung sampai meninggal.
3. Tempat pemasungan kepala : tahanan yg membandel, akan dilakukan pemasungan kepala, didalam sebuah bak. Saat itu saya masih melihat alat pasungnya yg sudah berkarat. Setelah di pasung kemudian badan dan kepala secara diam2 di tenggelamkan ke sungai dengan jalan bawah tanah.
4. Perantai Badan : Tempat merantai badan, kemudian mereka disiksa, baik di cambuk disundut rokok, atau cara2 menyedihkan lainnya.


Dulunya tempat itu merupakan tempat penampungan air oleh tentara Belanda.
Namun tentara Jepang menjadikannya tempat penyiksaan.
Yang baru diketahui setelah Pemerintahan Jepang angkat kaki dari Indonesia yaitu sekitar tahun 1945 .


Setelah itu naik ke lantai 3.. nah, disini rasanya hawanya lembab banget, trus hawanya mulai gak enak gitu, ya walaupun ruangannya terang sih karena terkena sinar matahari. Disana ada ruangan besar dimana terdapat besi-besi penyangga atap Lawang Sewu yang sudah karatan. Dari besi2 tersebut ada yang penyok karena terkena terkena meriam pertempuran 5 hari di Semarang dan masih dalam bentuk asli tidak diapa-apakan.



Oke, saatnya saya berbicara mengenai pengalaman saya di tempat ini. Saya lumayan sering juga sih mampir ke tempat ini..khususnya saat ada pameran-pameran di tempat ini. Maklum rumah sayakan deket lawang Sewu, trus yang jualan makanan disana kalau ada pameran ya banyak tetangga gitu deh..hhe,
Oia, ada cerita dari tetangga saya yang berjualan disana loh. Jika ada pameran, kira2 berlangsung selama seminggu berturut2 dimana banyak stand yang menempati ruangan kosong serta lorong2 disana. Suatu hari tetangga saya (ibu2) mengambil foto anaknya di suatu lorong di Lawang Sewu tentunya. Saat foto diambil menggunakan HP ya seperti foto biasa saja. Tetapi ketika di rumah dilihat lagi, ada sosok bayangan ikut ke dalam foto tersebut. Anak yang di dalam foto itu setelah itu sakit panas katanya selama seminggu. Saat foto itu dihapus barulah anak itu sembuh. Hmm...Percaya gak percaya juga sih...


Tapi sepertinya tempat ini memang cocok buat pilihan wisata saat Anda berada di Semarang pastinya..:D
Selain memberikan pengalaman berbeda, wilayah di sekitar tempat ini sekarang memang sudah ramai. Di belakang Lawang Sewu juga sudah ada pujasera yang lumayan lengkap menyediakan berbagai macam makanan yang lezat dan murah. Selain itu setiap sabtu malam minggu di depan Lawang Sewu ini dijadikan anak2 muda kota Semarang sebagai tempat nongkrong juga lo..:) mereka menyebrang ke Tugu Muda yang ada di depan Lawang Sewu tersebut untuk sekedar berfoto-foto atau mengobrol dan berkumpul dengan teman-teman.





Desas-desusnya sih dulu bangunan ini mau dijadiin hotel..hahaha, tapi kayaknya itu cuma gosip belaka deh, soalnya sampai saat ini gedung itu juga tidak dijadikan apa2, hanya untuk tempat wisata saja.





By the way.. saya mau menunjukkan sebuah video lagi dari episode Dunia Lain beberapa tahun lalu yang pernah mengambil syuting di rungan bawah tanahnya Lawang Sewu, dimana di dalam video tersebut kita bisa melihat penampakan dari hantu Lawang Sewu. Pada saat itu, rekaman video ini memang sangat heboh karena penampakan yang terlihat cukup jelas, dan kabarnya sih peserta uji nyali ini sakit parah lalu meninggal setelah syuting uji nyali. Tapi kayaknya itu semua cuma kabar hoax deh?? Sepertinya orang ini masih hidup sih... Mungkin Anda2 ada yang tahu bagaimana kabar sebenarnya?hhe.. boleh kasi komen di bawah.







Beberapa penampakan hantu lainnya di Lawang Sewu :




Nah.. sudah gak diragukan lagikan kalau tempat ini memang menyeramkan, dan percaya atau tidak berhantu. Tetapi semuanya kembali lagi kepada Tuhan YME, karena hanya dia yang serba tahu semua makhluk yang ada di bumi dan di alam lainnya. Yang penting, kita semua harus ikut merawat tempat yang merupakan tempat bersejarah bagi negeri kita ini, juga berlaku sopan ketika berkunjung ke dalamnya. Ini juga merupakan tugas dari pemerintah kota Semarang untuk selalu merawat keberadaan Lawang Sewu ini, lebih bagusnya memanfaatkan dengan optimal bangunan ini, agar keberadaannya lebih berguna, juga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif wisata yang menarik di Semarang.


Kalau Anda bagaimana? Pernah berkunjung ke tempat ini belum..? ayo main2 ke Semarang kalau belum pernah ya..:) sambil mencicipi lunpia khas Semarang juga berkunjung ke tempat wisata lainnya yang menarik di Semarang. Punya penga;alaman menarik di Lawang Sewu juga? Silakan komen di bawah ya...^^

Sunday, March 6, 2011

Catacombs, Kuburan Bawah Tanah Dengan Jutaan Tengkorak


The Catacombs Paris atau Catacombes de Paris adalah kuburan bawah tanah yang terkenal di Paris, Perancis. Berada di dekat stasiun Denfert-Rochereau, Paris Metro. Dibuka dan di direnovasi bagian kota besar jaringan terowongan bawah tanah dan caverns di akhir abad 18, ia menjadi daya tarik turis dalam skala kecil, dari awal abad ke-19 dan telah terbuka untuk publik secara berkala dari 1867 . Nama resmi untuk catacombs adalah l'Ossuaire municipal.

Terletak di sebelah selatan gerbang kota pertama, "Barriere d'Enfer", osuarium merupakan bagian yang direnovasi dari gua-gua dan terowongan yang merupakan sisa-sisa tambang batu Paris.

Menyusul insiden vandalisme, mereka menutup tempat tersebut untuk umum pada bulan September 2009 dan dibuka kembali 19 Desember di tahun yang sama.

Sebagian kecil dari Catacombs terbuka untuk umum atau wisatawan. Pintu masuk ke Catacombs resmi dibatasi, hanya terdiri dari bagian kecil dari jaringan luas terowongan bawah tanah yang mencakup lebih dari panjang (sekitar 186 mil) 300 km.

pintu rahasia catabombs berada di seluruh paris, yaitu lubang selokan.
Cataphiles dalam arti masyarakat yaitu mereka yang berbagi ruang yang sama, meskipun mereka dibagi menjadi jaringan tertentu atau lingkungan bawah tanah tertentu.

Mereka mungkin tidak selalu bersumpah setia pada tempat mereka benar-benar tinggal, di atas di kota, tetapi Cataphiles dapat memilih untuk mengunjungi jaringan yang sama berulang-ulang di bawah.

Pemakaman ini mencakup dari Paris' bekas tambang dekat Kiri Bank Denfert-Rochereau, di lokasi yang sama di luar gerbang kota sebelum Paris diperluas pada tahun 1860. Walaupun makam ini hanya mencakup bagian kecil dari terowongan bawah tanah yang terdiri dari "carrières les de Paris" ( "quarries Paris"), warga paris lebih mengenal merujuk seluruh jaringan sebagai "catacombs"

Sejarah catacombs dimulai ketika akhir abad ke 17 dimana banyak warga paris meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh polusi akibat pembakaran tidak sempurna oleh pabrik-pabrik di perancis (ketika revolusi industri. Dikarenakan jumlah pemakaman yang tidak memadai lagi maka ide penggunaan tulang manusia yang telah mati pada terowongan untuk tempat pemakaman dicetuskan oleh Letnan Jenderal Polisi Alexandre Lenoir, catacombs didirikan pada tahun 1786 dan kemudian diteruskan oleh M. Thiroux de Crosne, Charles Axel Guillaumot, Inspektur Jenderal Quarries, dan Louis-Etienne Héricart de Thury. 

Catacombs of Paris bukanlah kuburan bawah tanah biasa, melainkan sebuah Ossuary. Ossuary adalah tempat ditaruhnya tulang-belulang manusia yang sebelumnya jasadnya dibakar terlebih dahulu di sebuah kuburan sementara, lalu setelah beberapa tahun sisa tulang-belulangnya dipindahkan di Ossuary tersebut.
Dikatakan bahwa pada akhir abad ke-17 banyak warga paris meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh polusi akibat pembakaran tidak sempurna oleh pabrik-pabrik di perancis (ketia revolusi industri). Akibatnya, jumlah pemakaman tidak memadai lagi. Adalah Letnan Jenderal Polisi Alexandre Lenoir yang pertama kali mencetuskan untuk menggunakan l’Ossuaire Municipal yang awalnya hanyalah terowongan bawah tanah biasa menjadi sebuah Ossuary pada tahun 1786-87.

Setelah itu, masih banyak lagi jasad-jasad yang diletakkan di Catacombs tersebut, diantaranya jasad orang-orang yang tewas pada kerusuhan di Place de Greve, Hôtel de Brienne, dan Rue Meslée diletakkan di Catacombs pada tanggal 28 dan 29 Agustus 1788.

Namun pada masa Perang Dunia ke-II, para anggota French Resistance menggunakan jalur bawah tanah ini sebagai tempat bersmbunyi dari pasukan NAZI dan pasukan NAZI juga menggunakan sebagiannya lagi sebagai bunker.

Walaupun tempat ini terkesan seram dan mistis, tapi tempat ini tetap menjadi pilihan bagi sebagian turis untuk melengkapi liburan mereka di kota Paris. Oleh karena itu pula tempat ini digunakan dalam sebuah film pada tahun 2007 yang berjudul Catacombs. 

Thursday, March 3, 2011

Jembatan Ancol Dan Hantu Wanita Cantiknya

Setelah dari kemarin saya membahas tempat berhantu di luar negri terus.. kini saatnya saya mulai merambah ke daerah Indonesia juga. Dimulai dari kisah si manis jembatan Ancol yang sudah banyak difilmkan juga.

Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jak-Ut
Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca) 

The Story :

Berdasarkan tradisi lisan yang berkembang di masyarakat sekitar, Si Manis tersebut bernama Mariyam (ada juga yang mengatakan gadis itu bernama Siti Ariah), yaitu seorang gadis manis kembang desa yang meninggal di kawasan jembatan Ancol dan jasadnya dibuang setelah sebelumnya diperkosa.
Karena kematian yang tidak wajar, akhirnya Mariyam menjadi ‘penunggu’ jembatan Ancol yang beberapa kali menampakkan diri pada orang-orang tertentu. Seperti yang pernah dialami oleh  Anshori, penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol. Anshori mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang.
Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol.
Hotel Horison Ancol, yang juga terletak di kawasan Ancol, pun tak lepas dari cerita. Di hotel ini sering terlihat wanita cantik yang melintas di depan mata tapi saat diperjelas wanita tersebut hilang entah kemana. Konon wanita tersebut tak lain adalah sang tokoh legendaris ‘Si Manis Jembatan Ancol’. Kabarnya management hotel membuat kamar khusus untuk si hantu manis ini. Tidak percaya datang saja sendiri.
Masih dari kawasan Ancol, Jakarta Utara. Selain Hotel Horison, Putri Duyung Ancol juga memiliki cerita. Disalah satu bangunan putri duyung Ancol pernah ada suatu kejadian di mana seorang wanita simpanan terbunuh secara mengenaskan.
Selain dari putri duyung, kawasan arena balap mobil Ancol juga menyimpan sebuah cerita. Tahukah anda, bahwa tempat ini merupakan tempat pertama kali ditemukannya mayat terpotong (kasus mutilasi). Legenda mayat terpotong menjadi tiga belas (13) bagian ini adalah rekor tersendiri yang mengawali peristiwa mayat terpotong-potong lainnya di seputar Jakarta. Hingga saat ini pembunuhnya tidak pernah ditemukan.
Selain jembatan Ancol, kali sunter Ancol juga dianggap angker oleh masyarakat sekitar. Dahulu, di kali ini pernah ada kejadian yang menewaskan banyak orang, yaitu terperosoknya metro mini ke dalam kali sunter. Sehingga sebagian besar penumpangnya tenggelam.
Berikut ini adalah beberapa keterangan dari orang-orang yang pernah melihat hantu jembatan Ancol :

1. Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar
setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu
pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun.
Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu tadi.
2. Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat.
Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang. Saat itu malam Jumat,
Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh,
perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang.
Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu, Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar.

Monday, January 10, 2011

Eastern State Penitentiary, the mOst hAunted pRisOn


Eastern State Penitentiary has become a favorite destination for ghost hunters as well as the public at large since it has been opened to tours.

Built in 1829, the imposing Gothic structure was originally designed to hold 250 inmates in solitary confinement. At the height of its use, however, as many as 1,700 prisoners were crammed into the cells. Like many such places of high emotional stress, misery and death, the prison has become haunted.

One of its most famous inmates was none other than Al Capone, was was incarcerated there on illegal weapons possession in 1929. During his stay, it is said that Capone was tormented by the ghost of James Clark, one of the men Capone had murdered in the infamous St. Valentine's Day massacre.








Other reported haunting activity includes:

  • A shadow-like figure that scoots quickly away when approached.
  • A figure that stands in the guard tower.
  • An evil cackling reportedly comes from cellblock 12.
  • In cellblock 6, another shadowy figure has been seen sliding down the wall.
  • Mysterious, ghostly faces are said to appear in cellblock 4.

Unfortunately, not all of these cells are open to the public, even on the tours.

This place also be used for my favorite games! "The Suffering" that show all parts of this prison...:D

Monday, January 3, 2011

Amityville hOuse Dan Kasus Pembunuhan Di Dalamnya




Rumah ini pernah dikenal sebagai tempat berhantu dan paling menakutkan di dunia. Pernah juga difilmkan di tahun 2005-an dengan judul " Amityville Horror".

Here's the first story which make this place so scare and haunted:
After a lengthy trial that concluded right before Thanksgiving, Butch DeFeo was found guilty of killing his father, mother, two brothers, and two sisters. On December 4, 1975, Justice Thomas Stark said that the crimes were “the most heinous and abhorrent,” and sentenced Butch to 25 years to life. No other suspect was ever prosecuted for the crime. Officially, Butch DeFeo acted alone in the grisly crime. Unofficially, the evidence pointed to a conspiracy.
Herman Race, a former New York City supervising police detective, was hired by Michael Brigante Sr. to investigate the murders. Brigante had testified at trial that he did not feel that his grandson acted alone in the commission of the crime. Since Brigante did not feel that his grandson had done all that he was accused of, he wanted Race, a licensed investigator and friend, either to prove or disprove the case against Butch.
Race eventually uncovered evidence that showed there were multiple gunmen and at least two guns used during the commission of the crime. During a private court hearing and at trial, Race's findings were corroborated by the prosecutor and the medical examiner, who was astonished that one man sat accused of being the sole gunman.
Jadi...kalo di film sih ceritanya.. ada sebuah rumah indah dan terlihat mewah pada masa itu dijual murah.. tapi gak laku2. Setiap ada yang membeli rumah itu, beberapa saat kemudian mereka gak tahan karena sering diganggu suara2 misterius. Hal itu karena pada masa lampau, terjadi sebuah tragedi pada sebuah keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, 3 anak laki2, dan 2 anak perempuan.
Anak laki2 tertua keluarga itu yg bernama DeFeo, merasa seperti kerasukan suara2 misterius, dan kemudian ia jadi kalap dan akhirnya membunuh semua anggota keluarga yang lain yang sedang tertidur lelap.
Nah, kalo di film lagi ne.. usut punya usut ternyata, rumah itu jaman dulunya banget... di bawah tanahny ada penjara bawah tanah yang digunakan untuk menyiksa tahanan, khususnya orang2 indian pada masa itu.

Berikut ini adalah foto2 hantu di tempat itu :















This is The Suspect of the murder case ( Ronald Defeo) :




And There are the victims of the murder case : ( Defeo's Family )




Waverly Hills Haunted Sanitarium










Waverly Hills Haunted Sanitarium

Waverly Hills Sanitarium is a huge building that's construction began in 1908 to treat those infected with Tuberculosis. The original building was designed to house some 20 patients and was filled within a couple weeks, so construction to build a 5 story-400 room sanitarium was in the works located on the south-western end of Louisville, Kentucky on one of the highest hill points in the city so patients could be both secluded and get the freshest air possible.

The Tuberculosis epidemic blasted out of control and the facility was packed beyond control. Patients in the 1920's died at a rate of 1 person every 30 minutes, so to keep the moral of the other patients up the doctors designed a passage way through the hospital to an outside tunnel that ran down the side of the hill to the bottom where train tracks passed through. They sometimes burned the bodies on the grounds if bodies began to stack up in large numbers, most were taken through the tunnel, known as the "body chute" to an awaiting train the carted the bodies off to be cremated.

Treatment of the disease in those days was primitive at best, meaning that many people simply came to Waverly Hills to die. Records have been lost, but it is estimated that tens of thousands died at Waverly. At the height of the tuberculosis epidemic, it is reported that one patient an hour died.

The building was closed as a Tuberculosis Sanitarium in 1962 due to the eradication of the disease. The building was reopened in 1963 as a retirement home for the most down trodden. The facility was closed due to patient abuse and neglect in 1988. In all over 6,000 people died in the 5 story building known to all as Waverly Hills.

Room 502 in Waverly Hills Sanatorium has a scary reputation. In 1928, the head nurse was found dead in Room 502. She had hanged herself from the light fixture in a fit of depression. She was 29 years-old at the time, unmarried and pregnant. It is unknown just how long she may have been left hanging in this room before her body was finally discovered. They say that the mental patients continued to walk around, ignoring her hanging body until the next nurse showed up for duty.

In 1932, another nurse who worked in room 502 jumped from the balcony of the roof that leads from the room and was killed when
she landed with a splat on the ground, several stories below.

The Death Tunnel or Body Chute is a 500 foot long tunnel that leads from the hospital to the railroad tracks at the bottom of the hill. Originally, it was built to transport produce to the hospital. However, as the deaths continued to rise, the staff began using the Death Tunnel to transport the bodies of the dead so that the other patients would not see how many corpses were leaving the hospital.

Stories of ghosts at Waverly continued to surface, and amazingly, most of them are akin to what others have experienced. Many have seen a little boy playing with his ball on the third floor, many people have witnessed “shadow people,” and there has been a report of a woman running from the building with chains on bleeding from the wrists shrieking, “Help me! Somebody save me!”

Sebagai tambahan... Sanitarium ini pernah dipakai dalam sebuah film loh.. Kalo gak salah Death Tunnel.. tempat ini memang sangat mengerikan dan berhantu. terbukti dari banyaknya foto-foto hantu yang tertangkap di tempat ini..:)