Pages


Showing posts with label pOpuLar MyTh. Show all posts
Showing posts with label pOpuLar MyTh. Show all posts

Thursday, December 8, 2011

Pandora Box, Harapan Untuk Manusia

Pandora box atau kotak Pandora adalah sebuah kisah yang berasal dari mitologi Yunani. Kisah sebuah patung wanita yang diciptakan Haphaestus atas perintah Zeus, yang kemudian akhirnya diberi kehidupan oleh Zeus dan diberi nama "Pandora".

Selain manusia, bumi dulu juga ditempati oleh para Titan. Zeus sangat tidak menyukai beberapa titan, dan titan yang paling tak disukainya adalah Promotehus, yang bersikukuh hendak mencuri cahaya pengetahuan dari puncak gunung Olympus.

Nietzsche sangat mengagumi titan satu ini, yang menurutnya memiliki ciri “uebermensch” (sebagian menerjemahkannya “superman”, tapi penerjemah spesialis Nietzsche, Walter Kauffman, lebih suka menerjemahkannya menjadi “overman”. St. Sunardi, dalam bukunya tentang Nietzsche yang diterbikan lkis, menerjemahkan uebermensch menjadi “adimanusia”).

Zeus, diceritakan, juga membenci titan lainnya yang bernama Ephimetheus. Dia adalah kakak Promotheus. Untuk itu Zeus memerintahkan seorang dewa yang dikenal buruk rupa, tapi memiliki keahlian seni yang mumpuni untuk membuat sebuah patung perempuan.
 
 
Nama dewa itu Haphaestus. Dia adalah anak Zeus dari hasil perkawinan dengan Hera. Karena dia memendam asmara tak kesampaian dengan Aprhodite, maka ia pun membuat patung perempuan yang kecantikannya menyerupai Aphrodite.

Penciptaan patung tersebut juga dipenuhi berkah dari dewa-dewi lainnya. Aphrodite menganugerahinya kecantikan, keanggunan, dan gairah. Hermes memberinya kecerdikan, keberanian, dan kemampuan untuk membujuk.

Demeter menunjukkannya cara memelihara taman. Athena mengajarinya ketangkasan dan memberi roh pada pandora. Apollo mengajarinya bernyanyi dengan merdu dan memainkan alat musik petik. Poseidon memberinya kalung mutiara dan kesaktian agar tak pernah tenggelam.

Horae menambah daya tarik pandora dengan menghiasi rambutnya dengan rangkaian bunga dan tumbuhan lain untuk membangkitkan ketertarikan para pria padanya. Hera memberinya rasa ingin tahu. Zeus membuatnya nekat, nakal, dan suka bermalas-malasan.

Zeus senang dengan kesempurnaan patung itu, lantas memberi patung itu kehidupan. Patung itu sendiri bentuknya lebih kecil dari ukuran manusia umumnya. Patung yang sudah diberi kehidupan itu diberi nama Pandora, yang artinya "seluruh anugerah". Oleh Zeus, Pandora dititipi pula sebuah kotak rahasia yang tak boleh dibukanya.
 

Zeus lantas menghadiahkan patung itu pada Ephimetus. Kendati Promotheus sudah memeringatkan kakaknya akan kemungkinan tipu muslihat Zeus, Ephimetus telanjur menyukai dan mencintainya, karena Pandora memang sangat cantik.
 
Lewat beberapa waktu pernikahan Epimetheus dan Pandora, cucu Zeus ini melihat sebuah kotak yang tertutup rapat yang disembunyikan Pandora di salah satu sudut rumah. Epimetheus bertanya pada istrinya apa isi kotak itu. Istrinya menjawab tidak tahu karena memang perintah Zeus untuk tidak membuka kotak itu atas dasar alasan apapun. Mendengar itu suaminya juga ikut menganjurkan Pandora untuk tidak membukanya.

Dasar Pandora, rasa ingin tahu yang besar telah membakar jiwanya. Berulang kali ia membujuk suaminya untuk membuka kotak hadiah dari Zeus, namun Epimetheus tetap melarang membukanya. "Perintah dewa tetap harus dipatuhi", begitu ujarnya.

Pandora menggerutu. Namun pada suatu hari saat suaminya tak ada di rumah, ia tak dapat membendung rasa ingin tahunya yang begitu bergejolak. Istri Epimetheus ini kemudian membuka kotak itu, dan...
 


Dari dalam kotak keluar bunyi gemuruh dan asap tebal berwarna hitam yang memenuhi ruangan, keluar dan berpusar memenuhi bumi, memasuki seluruh rumah di bumi dan kemudian naik ke langit. Kotak itu tak memiliki dasar, asap dan suara gemuruh tidak berkurang justru makin bertambah-tambah banyak. Pandora pun ketakutan... 
 


Di puncak ketakutannya Pandora berusaha menutup kembali kotak itu, bersamaan dengan berkurangnya asap dan suara gemuruh, istri Epimetheus mendengar suara-suara ratap tangis, rintihan, sedu-sedan, dan suara bisik-bisik yang aneh. 
 
Dari dalam kotak, berhamburanlah segala macam keburukan, seperti penyakit, wabah kesedihan, dan keputusasaan. Sejak itu, bumi mulai mengenal penyakit dan segala keburukan hidup lainnya.

Ternyata, di dalam kotak itu juga masih ada satu benda lain. Benda itu berbentuk kecil, namanya : “harapan”. Benda inilah yang kelak digunakan manusia di Bumi untuk terus bertahan dari segala macam penyakit, wabah, kesedihan, dll.

Jadi... Sebuah kesimpulan yang baik dapat kita ambil dari kisah ini. Jika sebagai manusia, walaupun kita mengalami cobaan dan penderitaan yang begitu berat kita tidak boleh berputus asa, kita harus tetap berusaha, karena selalu ada harapan dari segala masalah yang kita hadapi.

Wednesday, December 7, 2011

Hydra, Monster laut Berkepala Sembilan

Sebagian orang pasti sudah mengenal makhluk yang satu inikan..? Ya, betul sekali namanya adalah Hydra. Selain bentuknya yang besar dan menyeramkan, membayangkan jika saya ada di depan makhluk tersebut saja sudah tidak berani rasanya. tetapi tidak ketika saya dulu bermain "God of War", sebuah game di PS2, makhluk ini menjadi salah satu musuh Kratos yang besar dan menyeramkan. Memang sulit menaklukan makhluk yang satu ini, selain kepalanya yang akan tumbuh lagi jika dipenggal, nafas dari makhluk ini juga sangat mematikan. Kita langsung saja simak sedikit kisah dari makhluk ini :)

Hydra atau Hydra Lernaean (Yunani : Λερναία Ὕδρα) merupakan mitos dari Yunani kuno, yaitu monster berbentuk ular atau naga, yang memiliki sembilan buah kepala. Dimana setiap salah satu kepalanya dipotong, maka kepala tersebut akan tumbuh/membentuk lagi dua buah kepala yang baru. Dan dia mengeluarkan racun yang mematikan dari nafasnya pada setiap kali melangkah.

Hydra tinggal di rawa-rawa dekat kota kuno Lerna di Argolis Yunani kuno. Hydra dikatakan sebagai keturunan dari setengah gadis-setengah ular, dan Typhon (memiliki 100 kepala), sedangkan versi lainnya adalah Hydra sebagai keturunan dari Styx dan Pallas (Titan). Hydra memiliki tubuh ular dan kepala banyak, yang bervariasi dari lima sampai seratus, tetapi pada umumnya adalah sembilan.
 
 
 
Hydra dari Lerna dibunuh oleh Hercules sebagai tugas yang kedua dalam salah satu syarat dari "Dua Belas Tugas" (Twelve Olympians) yang harus dijalaninya demi sebuah penebusan dosa. Dalam hal ini, Hercules menjadi kandidat dari Zeus, dan ia harus bersaing dengan Eurystheus yang merupakan kandidat dari Hera.

Sebelum Hercules datang, kota tersebut (sebuah daerah di Yunani, dekat danau Lerna) bertahun-tahun diteror ketakutan dengan keberadaan Hydra.Sarang Hydra adalah pada rawa danau lerna, di Argolid, dan dia sebagai penjaga pintu masuk ke dunia arwah (dunia bawah). Hydra ialah keturunan dari Typhon dan Echidna (Theogony), keduanya merupakan keturunan menjijikkan dari dewi bumi, Gaia.
 
 

Dikisahkan, setelah mencapai rawa dekat Danau Lerna , tempat tinggal Hydra, Hercules menutupi mulut dan hidungnya dengan kain untuk melindungi diri dari asap beracun yang keluar dari nafas Hydra. Kemudian, dia menembakkan panah berapi ke sarangnya, musim semi Amymone, yang hanya keluar dari sebuah gua sangat dalam untuk meneror desa-desa tetangga. Lalu dia pun berhadapan dengannya, dengan menghunus sebuah pedang, dia menebas kepala-kepalanya. Setiap kepala yang dipotongnya, tumbuh kembali menjadi dua. Keputusasaan merasuki perjuangan yang dilakukannya. Kelemahan dari Hydra, adalah bahwa hanya satu dari kepalanya yang abadi.

Menyadari hal tersebut, Hercules meminta bantuan kepada keponakannya Iolaus. Keponakannya itu datang memberi gagasan (mungkin terinspirasi oleh Athena), yang menggunakan batu api untuk membakar tunggul-tunggul leher Hydra pada setiap kali kepalanya dipenggal. Setelah itu, satu kepala abadi Hydra ditempatkan di bawah batu besar pada tempat ritual suci antara Lerna dan Elaius, dan mencelupkan anak panah di darah beracun Hydra, dan tugas kedua Hercules pun selesai.
 

Pada kisah yang lain dikatakan, bahwa setelah memotong satu kepala abadi Hydra, ia mencelupkan pedangnya di dalam darah Hydra dan menggunakan bisa tersebut untuk membakar setiap kepala, sehingga kepala-kepala tersebut tidak bisa tumbuh kembali.

Mengetahui Hercules dibantu oleh keponakannya, Iolaus, di dalam melaksanakan tugas kedua, Eurystheus menyatakan, bahwa tugas Hercules belum selesai karena dia tidak sendirian, dan akibatnya tugas untuk membunuh Lernaean Hydra berkepala 9 tidak diperhitungkan di dalam "Dua Belas Tugas" yang ditetapkan untuknya.
 
 

Di dalam budaya populer, Hydra Lernaean pun sering menjadi protagonis dalam permainan game, diantaranya : God of War, Age of Mythology, Magic Carpet 2, dan lain-lain.

Hydra adalah sosok monster yang mengerikan dengan 9 kepala. Di dalam film-film yang menceritakan Hercules pun, Hydra sering tampil pada salah satu bagian cerita di dalamnya.
 

Saturday, May 21, 2011

Valhalla, Rumah Para Dewa Nordik

Dalam mitologi Nordik, Valhalla dikenal sebagai rumah para Dewa Nordik dan rumah untuk Dewa Odin, ayah dari Thor ( Dewa Petir ). Konon, tempat ini dipercaya sebagai tempat bagi setiap prajurit yang mati dalam pertarungan guna mempersiapkan diri menuju surga. Oleh sebab itu, Valhalla disebut-sebut juga sebagai surga para prajurit yang gugur di medan tempur.

Dalam kepercayaan suku Nordik, jikaada prajurit baru yang meninggal, ia akan dimasukkan ke dalam sebuah tempat yang bernama Valhalla, yang artinya adalah surga bagi para prajurit dan bangsawan.. Valhalla diyakini berada di sebuah daerah bernama Asgard di Islandia.



Seorang penulis asal Islandia, Snorri Sturluson, mengatakan bahwa Valhalla ditemukan pertama kali dalam tulisan prosa dan puisi Edda yang ditulis pada abad ke-13. namun, puisi-puisi itu didasarkan pada puisi Skaldic, yang usianya jauh lebih tua daripada Edda.

Menurut legenda, Asgard hancur dan tenggelam ke dalam laut saat masyarakat yang mendiaminya terlibat pertempuran dengan suku lain yang bernama Ragnarok.


Monday, February 21, 2011

The Gorgons Sister, Stheno, Medusa, dan Euriale


Tiga Gorgon (Medusa, Stheno dan Euriale) adalah anak dari dewa laut kuno Forkis dan adiknya Keto. Stheno dan Euriale diceritakan sebagai makhluk abadi sedangkan Medusa tidak. Oleh karena itu, Medusa dapat dibunuh oleh Perseus.
Medusa pada awalnya adalah seorang perawan cantik dan merupakan pendeta wanita di kuil milik Athena. Namun suatu ketika ia diperkosa oleh Poseidon di dalam kuil Athena. Hal ini membuat Athena marah, ia pun mengubah rambut Medusa menjadi ular dan mengutuk Medusa sehingga siapapun yang melihat matanya, akan menjadi batu.

1. Stheno

Stheno, dalam mitologi Yunani, adalah yang tertua di antara tiga Gorgon. Stheno adalah makhluk dengan kuku dari kuningan, bertaring, dan berambut ular berbisa. Dia dan Euriale adalah Gorgon yang abadi sedangkan Medusa tidak. Stheno adalah anak dari Forkis dan Keto dan dilahirkan di gua di Gunung Olimpus. Stheno adalah Gorgon yang paling buas dan ganas di antara saudari-saudarinya.

sorry... I can't find her pics

2. Medusa

Dalam mitologi Yunani, Medusa, berarti "penjaga" atau "pelindung") adalah seorang wanita cantik dengan ular sebagai rambutnya. Siapapun yang menatap langsung pada matanya akan berubah menjadi batu. Medusa tewas di tangan Perseus, yang kemudian menggunakan kepalanya sebagai senjata sebelum diberikan kepada Athena untuk ditempatkan pada perisai Aigis
Medusa dibunuh oleh Perseus atas perintah Raja Polidektes dari Serifos yang meminta kepala Medusa sebagai hadiah. Dengan bantuan dari Athena dan Hermes, yang memberinya sandal bersayap, Helm gaib, pedang, dan perisai cermin, Perseus berhasil melaksanakan tugasnya. Perseus membunuh Medusa dengan cara melihat bayangan Medusa di cermin agar Medusa tidak mengubahnya jadi batu lalu Perseus memenggal kepala Medusa. Kemudian dua makhluk keluar dari tubuh medusa : Pegasus dan Khrisaor.
Selama beberapa waktu, Perseus menggunakan kepala Medusa sebagai senjata. Lalu kemudian kepala itu diserahkan kepada Athena untuk kemudian dipasang pada perisai Aigis

3. Euriale

Euriale, dalam mitologi Yunani, adalah salah satu Gorgon. Dia digambarkan sebagai makhluk bersayap, memiliki tangan dari kuningan, gigi yang tajam dan rambut ular. Dia mampu membuat makhluk apapun menjadi batu dengan pandangan matanya. Dia dan saudarinya, Stheno, adalah Gorgon yang abadi sedangkan Medusa tidak. Euriale adalah anak dari Forkis dan Keto. Euriale memiliki tangisan yang menakutkan misalnya ketika dia menangisi kematian Medusa di tangan Perseus.
Nah gambar Euriale yang itu tuh Euriale sebagai karakter di God of War II..hhe, kok gendut gitu ya? sorry..but I can't find another pics of Euriale..:)

Titans, Para Pendahulu Dewa-Dewa Olympus

Dalam mitologi Yunani, para Titan adalah ras dewa yang kuat, keturunan dari Gaia dan Uranus, yang memerintah pada masa Golden Age. Bagi yang belum kenal Gaia dan Uranus, saya perkenalkan sedikit ya..:)
Gaia itu neneknya Zeus yang merupakan anak dari Kronos. Nah..Gaia atau sering disebut juga Mother of Earth, juga Uranus adalah dewa Olympus pertama, yah..istilahnya ya kayak Adam dan Hawa-nya dewa-dewa Olympuslah.hehehe,,
Pada generasi pertama dari dua belas Titans, laki-laki adalah Oceanus, Hyperion, Coeus, Cronus, Crius dan Iapetus dan wanitanya adalah Mnemosyne, Tethys, Theia, Phoebe, Rhea dan Themis. Generasi kedua Titans terdiri dari anak-anak Hyperion yaitu Eos, Helios, dan Selene; putri Coeus yaitu Leto dan Asteria; putra Iapetus yaitu Atlas, Prometheus, Epimetheus, dan Menoetius; putri Oceanus yaitu Metis; dan anak Crius yaitu Astraeus, Pallas, dan Perses. Aigaios yang merupakan Titan Lautan Badai itu disebutkankan juga sebagai Titan, tetapi tidak diikutkan antara dua belas tersebut.
Peran Titans sebagai Dewa Generasi Pendahulu atau Tua istilahnya..hhe... digulingkan oleh ras dewa muda, Olimpiade, dalam Titanomachy ("War of the Titans") yang berpengaruh pergeseran paradigma mitologis bahwa Yunani mungkin telah meminjam dari Timur Dekat Kuno.

Beberapa penggambaran dari para Titans :
Inilah mbah2annya para dewa2 Olympus..Gaia & Uranus

Anak2 mereka ( Para Titan ) :

Oceanus

Cronus

Rhea
Mnemosyne

Wah..penggambaran dewa2 disini bentuknya bagus2 yah? apalgi yang ceweknya..hhe,
tapi beda bgt deh kalo pas saya main God Of War ( game PS2 ), disana bentuknya Gaia nyeremin bgt udah kayak manusia batu yang super gede gitu, begitu juga penggambaran dari Cronus. Tapi...mana yang benar saya juga gak tau deh...hhe...yang 1 hanya game, yg 1 lagi hanyalah sebuah mitologi :)

Asal usul Zeus, raja para dewa

 Zeus adalah raja para dewa dalam mitologi Yunani. Dalam Theogonia karya Hesiodos, Zeus disebut sebagai "Ayah para Dewa dan manusia". Dalam romawi kuno, juga dikenal sebagai Jupiter. Zeus tinggal di Gunung Olimpus. Zeus adalah dewa langit dan petir. Simbolnya adalah petir, elang, banteng, dan pohon ek. Zeus sering digambarkan oleh seniman Yunani dalam posisi berdiri dengan tangan memegang petir atau duduk di tahtanya. Zeus juga dikenal di Romawi Kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita.
Zeus adalah anak dari Kronos dan Rea, dan merupakan yang termuda di antara saudara-saudaranya. Zeus menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi dewi penikahan. Zeus terkenal karena hubungannya dengan banyak wanita dan memiliki banyak anak. Anak-anaknya antara lain Athena, Apollo dan Artemis, Hermes, Ares, Hebe, Hefaistos, Persefon, Dionisos, Perseus, Herakles, Helene, Minos, dan Mousai.
Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi dewa penguasa lautan, dan Hades yang menjadi dewa penguasa dunia bawah (alam kematian). Pendapat lain mengatakan bahwa pembagian tersebut dilakukan berdasarkan undian yang dilakukan tiga dewa tersebut.

 Birth of Zeus

Kronos memperoleh beberapa anak dari istrinya, Rea, yaitu Hestia, Demeter, Hera, Hades, dan Poseidon. Tetapi Kronos menelan semua anak-anaknya begitu mereka lahir karena Kronos takut pada ramalan bahwa kekuasaannya akan digulingkan oleh keturunannya seperti dia merebut kekuasaan dari ayahnya (Uranus). Namun ketika Zeus lahir, Rhea menyembunyikannya di Kreta agar tidak ditelan Kronos. Rhea memberikan sebuah batu terbungkus kain pada Kronos dan mengatakan bahwa itu adalah anaknya. Kronos mempercayai Rhea dan menelan batu yang dia kira anaknya tersebut.
Setelah dewasa, Zeus berhasil membuat Kronos memuntahkan saudara-saudaranya. Zeus lalu membebaskan para Gigant, Hekatonkhire dan Kiklops dari Tartaros setelah membunuh Kampe, penjaga Tartaros. Para Kiklops pun membuatkan petir untuk Zeus. Bersama saudara dan sekutunya, Zeus memerangi para Titan dalam Titanomakhia. Para Titan yang kalah lalu dikurung di Tartaros sementara Atlas diharuskan memikul langit di pundaknya.

Setelah mengalahkan para Titan, Zeus melakukan undian dengan Poseidon dan Hades. Zeus memperoleh langit, Poseidon lautan, dan Hades dunia bawah, sedangkan bumi diatur oleh semua dewa.
Gaia marah karena Zeus mengurung para Titan. Gaia pun mengirim anak-anaknya yang lain untuk melawan para dewa Olimpus. Para dewa Olimmpus harus menghadapi monster Tifon dan Ekhidna. Zeus berhasil mengurung Tifon di bawah sebuah gunung dan membiarkan Ekhidna serta anak-anaknya hidup sebagai ujian bagi para pahlawan.

Women of Zeus ( Love story between Zeus & Hera )


Zeus adalah saudara sekaligus suami Hera. Zeus menyukai Hera tetapi Hera selalu menolaknya, karena itu Zeus menggunakan tipu muslihat untuk mendapatkan Hera. Zeus mengubah dirinya menjadi burung tekukur. Ketika Hera melihat burung tersebut, dia mendekatkan burung tersebut ke dadanya, saat itulah Zeus berubah kembali dan memperkosa Hera. Untuk menutupi rasa malunya, Hera pun menikahi Zeus. Dari Hera, Zeus menjadi ayah dari Ares, Hebe, Hefaistos, Eileithiia dan Eris. Hera sangat marah terhadap perempuan yang menjadi wanita selingkuhan Zeus dan dia memusuhi wanita-wanita tersebut termasuk juga anak-anak mereka.

Zeus's Family

Dari istri yang juga berasal dari kalangan para Dewa
Mother
Children
Aegipan
  1. Moirae (Fates)*
    1. Atropos
    2. Clotho
    3. Lachesis
  1. Persephone
  2. Zagreus
  1. Ersa
  2. Carae
  1. Limos (aka Limus)
Gaia†
  1. Orion
  2. Manes father of Atys
  1. Ares
  2. Eileithyia
  3. Eris
  4. Hebe
  1. Apollo
  2. Artemis
  1. Hermes
  1. Athena
  1. Muses (Original three)
    1. Aoide
    2. Melete
    3. Mneme
  2. Muses (Later nine)
    1. Calliope
    2. Clio
    3. Erato
    4. Euterpe
    5. Melpomene
    6. Polyhymnia
    7. Terpsichore
    8. Thalia
    9. Urania
  1. Zagreus
  2. Melinoe
  1. Ersa
  2. Nemean Lion
  3. Pandia
  1. Astraea
  2. Nymphs of Eridanos
  3. Nemesis
  4. Horae
    1. First Generation
      1. Auxo
      2. Carpo
      3. Thallo
    2. Second Generation
      1. Dike
      2. Eirene
      3. Eunomia
    3. Third generation
      1. Pherusa
      2. Euporie
      3. Orthosie
  5. Moirae (Fates)*
    1. Atropos
    2. Clotho
    3. Lachesis

Dari istri yang merupakan manusia biasa
Mother
Children
  1. Amphion
  2. Zethus
  1. Tityos
  1. Dardanus
  2. Iasion
  3. Harmonia
  1. Minos
  2. Rhadamanthys
  3. Sarpedon
  1. Aglaea
  2. Euphrosyne
  3. Thalia
  1. Kronios
  2. Spartaios
  3. Kytos
  1. Epaphus
  2. Keroessa

  1. Pollux
  2. Castor
  3. Helen of Sparta (of Troy)
  1. Argus
  2. Pelasgus
  1. Balius
  2. Xanthus
Unknown mother
Unknown mother
Unknown mother

Begitulah sepenggal kisah dari Zeus, saya membuat label khusus Greek mythology karena memang saya suka semua yang berhubungan dengan mitologi Yunani..^^ keren semua soalnya...
Nantikan kisah dewa-dewa lainnya yang lebih seru ya.. only on my bLog!