Pages


Thursday, February 24, 2011

The Great Blue Hole Di Belize

Istilah Black Hole--'lubang' atau medan gavitasi yang sangat kuat namun tak terlihat oleh mata telanjang--mungkin sudah sering anda dengar. Lalu bagaimana dengan Blue Hole, pernah dengar juga??? Berbeda dgn black hole yg tak bisa terlihat, Blue Hole justru terlihat nyata, apalagi dari ketinggian, karena letaknya memang di laut nanbiru.
Great Blue Hole menurut National Geographic, ditemukan di laut Belize--negara kecil di pesisir Timur Amerika Tengah,.Dahulu disebut Honduras Britania hingga 1973, Belize adalah bekas jajahan Britania Raya selama lebih dari satu abad. Nama "Belize" diambil dari Sungai Belize--- memiliki kedalaman 480 feet atau 146 meter. 

The Great Blue Hole terletak di Belize Barrier Reef Reserve System, sekitar 60 mil jauhnya dari Belize City.
Hal ini diyakini bahwa lubang ini adalah lubang laut terbesar di dunia.
Sekitar 125 meter dan diameternya sekitar 300 meter. Ini disebabkan karena kenaikan permukaan air laut sekitar 65.000 tahun yang lalu.
Tempat ini yang paling menarik bagi para penyelam scuba yang mengeksplorasi kedalaman lubang ini.

Bentuknya hampir sempurna berbentuk lingkaran itu membuat sangat populer di kalangan wisatawan yang sering mengunjungi tempat ini. Tempat ini yang paling menarik bagi penyelam yang mengeksplorasi kedalaman lubang ini. Diketahui bahwa terdapat banyak jaringan gua di tempat ini. Penyelam juga tertarik dengan banyak spesies hewan langka dan bentuk-bentuk kehidupan yang dapat ditemukan hanya di tempat ini.



Blue Hole ini sangat terkenal di dunia, khususnya di kalangan penyelam dunia yg ingin tau 'isi blu hole' hingga ke dasarnya.Beda dengan Black Hole yg sangat ditakuti krn bnyk yg 'tak kembali' bila sempat masuk ke medan gravitasi, Blue Hole justru sebaliknya, menjanjikan kesenangan dan pengalaman tak terlupakan. Karenanya para penyelam di seluruh dunia begitu antusias ingin 'mengungkap misteri' LUBANG BIRU ini.
Antusias ini ditangkap sebagai peluang bisnis yg menjanjikan, maka dibuatlah paket 'wisata menyelam' di Blue Hole Belize.






Spontaneous Human Combustion, Fenomena Terbakarnya Manusia Secara Tiba-tiba

Salah satu fenomena paling aneh di dunia adalah Spontaneous Human Combustion (biasa disingkat SHC). Apa itu SHC? SHC yg secara harfiah bisa diartikan "terbakarnya manusia secara tiba-tiba" merupakan peristiwa di mana tubuh seseorang tiba-tiba terbakar sementara di sekitarnya tidak ada sesuatu semisal api atau sebangsanya yang memicu kebakaran.

Yang lebih janggal, seringkali tubuh korban bisa hangus hingga begitu parah, tapi benda-benda di sekitarnya yang letaknya bahkan begitu dekat tidak mengalami kerusakan seolah-olah tidak tersentuh api sama sekali. Fenomena SHC menurut catatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, entah di tengah keramaian ataupun saat korbannya sedang sendiri.

Studi mengenai SHC pertama kali dianggap dipublikasikan oleh Jonas Dupont pada tahun 1763 dalam buku berjudul "De Incendiis Corporis Humani Spontaneis" yg isinya mengenai kumpulan kasus SHC di masa itu. Para ilmuwan lainnya kemudian mulai melakukan kajian secara serius mengenai SHC & mengumpulkan berbagai macam kasus SHC yg pernah terjadi untuk diteliti lebih lanjut serta dicari penyebabnya. Cukup mengejutkan karena ternyata fenomena SHC yg pernah relatif banyak & itu belum termasuk kasus-kasus SHC yg tidak diketahui publik maupun yg terjadi di luar jangkauan mereka (pengumpulan data mereka umumnya sebatas di wilayah barat, terutama AS).


Berikut adalah sebagian kecil dari daftar fenomena SHC yg diketahui :






Tahun 1731, seorang wanita yg diketahui sebagai Countess Cornelia di Bandi dari Cesena, Italia, ditemukan meninggal karena terbakar di lantai kamar tidurnya. Hanya kakinya yg masih memakai stoking & sebagian kepalanya yg tersisa. Kasus itu dianggap membingungkan karena normalnya, dalam kasus kebakaran rumah, anggota tubuh terbakar lebih dulu barulah batang tubuhnya ikut terkena api, namun dalam kasus ini justru tubuh korban hangus hingga menjadi abu namun kaki & kepalanya masih tersisa.
- Tanggal 27 Agustus 1938, Phyllis Newcombe & pria tunangannya Madge Knight baru saja meninggalkan pesta dansa pada tengah malam di Chelmsford. Tiba-tiba gaun yg dipakai Phyllis - yg terbuat dari bahan crinoline - menyala hebat & ia terpaksa diangkut ke rumah sakit setelah sempat berhasil menanggalkan gaunnya. Sayang, ia meninggal beberapa jam kemudian. Dugaan awal, peristiwa itu disebabkanoleh puntung rokok, namun nyatanya gaun dari bahan yg sama tidak terbakar sama sekali sekalipun disundut dengan puntung rokok yg menyala. Keanehan lainnya, api seharusnya tidak menyala sebesar itu kecuali ada bensin atau minyak yg disiramkan pada saat itu
- Akhir tahun 1950-an di London, seorang wanita sedang berdansa dengan pasangannya di diskotik. Tiba-tiba tubuh wanita tersebut diselimuti api & ia meninggal sebelum api berhasil dipadamkan. Penyebab terbakarnya wanita itu masih misteri karena berdasarkan penuturan para saksi, tidak ada yg merokok dalam diskotik pada waktu itu & tidak ada benda-benda mengandung api semisal lilin di atas meja.
- Oktober 1963, Olga Woth meninggal karena terbakar hidup-hidup di dalam mobil. Tidak ada bau benda mudah terbakar seperti minyak yg tercium & mobilnya sendiri sama sekali tidak terbakar.
- Tanggal 19 November 1963 di Sussex, Madge Knight meninggal akibat terbakar ketika sedang tidur sendirian di kamarnya. Hal yg membingungkan, tidak tercium bahan-bahan mudah terbakar di lokasi & alas ranjangnya sama sekali tidak terbakar.
- Bulan Desember 1966, Dr. John Irving Bentley ditemukan terbakar di dalam kamr mandi. Hanya kakinya yg tersisa, sementara barang-barang di kamar mandinya banyak yg tidak tersentuh api. Ini adalah salah satu kasus SHC yg paling terkenal.
- Tahun 1980 di Chesire, Inggris, Susan Motteshead yg sedang memasak di dapur & memakai piyama tahan api. Tiba-tiba muncul kobaran api beberapa detik dari punggungnya, namun tubuh & rambutnya tidak terbakar sama sekali. Saat piyama yg dipakainya itu dicoba untuk dibakar oleh petugas pemadam kebakaran yg kemudian datang, piyama itu juga tidak bisa terbakar. Susan sendiri selamat & tidak terluka sama sekali(!).
- (Kasus ini bukan soal SHC, namun masih berhubungan soal fenomena "api yg misterius') Dalam buku"Phenomena" yg ditulis Jonny Michell & Robert Rickard, diceritakan bahwa di akhir abad ke-19 ada seorang wanita bernama Jennie Morgan dari Missouri yg memiliki kemampuan khusus. Percikan bunga api muncul dari wanita itu ke barang-barang di sekitarnya. Ia juga diketahui bisa membuat orang lain pingsan ketika berjabat tangan dengannya (jadi inget Rogue di X-Men...)

Ada beberapa hipotesis mengenai penyebab SHC. Salah satu hipotesis yg paling populer adalah yg dikenal sebagai "efek sumbu" (wick effect). Inti dari hipotesis itu adalah bahwa korban tiba-tiba tak sadarkan diri entah karena serangan jantung atau terlalu banyak minum alkohol. Sumber api di dekatnya, misalnya dari rokok, lalu mulai membakar tubuh korbannya dengan memakai lemak & alkohol sebagai bahan bakarnya. Teori ini sendiri memiliki kelemahan seperti fakta bahwa banyak korban sedang melakukan aktivitas secara aktif saat SHC terjadi & fakta bahwa sumber api kecil semisal rokok nyatanya sulit membakar tubuh manusia karena kalaupun kulit korbannya berhasil terbakar, sumber apinya sendiri sudah padam. Apalagi dengan teori ini, api akan menjalar pelan-pelan, sementara dalam kasus SHC api muncul secara mendadak & seketika.

Hipotesis lainnya adalah mengenai fenomena bahwa korban meninggal akibat adanya "penyimpangan" medan magentik bumi. Hipotesis itu menyatakan bahwa beberapa manusia memiliki kemampuan untuk "mengumpulkan" gelombang magnetik sehingga tubuhnya tiba-tiba terbakar ketika gelombang yg terkumpul cukup tinggi untuk membentuk api - yg juga merupakan salah satu bentuk gelombang. Ibaratnya kuranglebih seperti kaca pembesar yg mengumpulkan cahaya & perlahan mulai membakar benda di titik fokusnya. Hal ini didukung oleh fakta bahwa terjadi kenaikan intensitas medan magnet pada beberapa fenomena SHC (lihat diagram). Namun, gagasan mengenai manusia yg bisa memfokuskan gelombang magnetis sendiri masih dipertanyakan.

grafik SHC

Masih ada hipotesis lain seperti yg mengaitkan fenomena SHC dengan kondisi kejiwaan seseorang. Dikatakan bahwa saat seseorang mengalami guncangan jiwa, oksigen & hidrogen dalam tubuhnya akan mengalami reaksi berantai yg lebih lanjut menyebabkan ledakan dari dalam sel. Sebagian orang bahkan percaya bahwa SHC adalah fenomena supranatural yg berasal dari "sesuatu yang tidak terlihat & tidak bisa dirasakan manusia". Satu hal yg pasti, sekalipun ada banyak hipotesis mengenai sebab fenomena SHC, belum ada penjelasan yg bisa menjelaskan fenomena SHC secara gamblang.

Rama Bridge, Jembatan Purba Yang Misterius

Rama Bridge merupakan salah satu “Mysterious Places in the World’s” jembatan purba misterius sepanjang 18 mil (30 Km) yang menghubungkan antara Manand Island (Srilanka) dan Pamban Island (India) ini diperkirakan telah berumur 1.000.000 tahun lebih!!
Citra dari Rama Brige sendiri sangat mudah terlihat dari atas permukaan air laut karena letaknya yang tidak terlalu dalam,yaitu hanya tergenang sedalam kira-kira 1,2 m (jika air laut sedang surut).

Didalam Epos Ramayana,jembatan itu dibangun oleh para pasukan manusia kera dibawah pengawasan Rama.Maksud dari pembangunannya sendiri ialah sebagai tempat penyebrangan menuju Negeri Alengka dalam misi untuk menyelamatkan Dewi Shinta,dimana pada saat itu Dewi Sinta sedang berada dalam masa penculikannya oleh Raja Kerajaan Alengka,yaitu Rahwana.

Epos Ramayana,menurut Kalender Hindu seharusnya berada pada masa Tredha Yuga (menurut cakram masa evolusi hindu/ cakram Hinduism tentang Epos tersebut terbagi pada masa Sathya (1.728.000 tahun), Tredha (1.296.000 tahun), Dwapara (8.64.000 tahun) dan Kali (4.32.000 tahun).

Tahap sekarang menurut kalender mereka ialah Kali.Berarti menurut Epos tersebut, usia dari Rama Bridge berkisar 1.700.000 tahun.

Status dari jembatan tersebut masih merupakan misteri hingga saat ini, menurut tafsiran para ahli, diperkirakan mungkin Rama Bridge sangat erat kaitannya dengan Epos terkenal India, Ramayana.

Srilankan Archeology Department telah mengeluarkan suatu statment yang menyebutkan usia Rama Bridge mungkin berkisar diantara 1.000.000 hingga 2.000.000 tahun,namun apakah jembatan ini benar-benar terbentuk secara alami ataukah merupakan suatu mahakarya manusia hal itu belum bisa mereka terangkan.

S.U.Deraniyagala, Direktur Jenderal Arkeologi Srilanka yang juga merupakan pengarang buku “Early Man and the Rise of Civilization in Sri Lanka: the Archaeological Evidence” mengatakan bahwa peradaban manusia telah muncul di Kaki Gunung Himalaya sekitar 2.000.000 tahun silam,walaupun menurut para sejarawan peradaban paling awal didaratan India adalah peradaban bangsa Ca, hal itu bukan merupakan suatu jaminan bahwa terdapat peradaban yang lebih tua lagi dari mereka sebelumnya. Para sarjana menaksirkan bahwa mungkin jembatan purba ini dibangun setelah daratan Srilanka terpisah oleh India jutaan tahun silam.

Wednesday, February 23, 2011

Keajaiban Alam Yang Terlihat Seperti Dunia Fiksi Di Taman Nasional Plitvice Lakes

Semua orang Kroasia selama bertahun-tahun selalu membicarakan tentang keindahan alam tanah air mereka. Kebanyakan orang juga mengangguk setuju. Keindahan alam dan kemegahan alam memang terdapat di mana-mana. Planet kita adalah sebuah tempat yang indah dan memiliki keindahan alam yang tiada tara seperti yang terdapat di Plitvice Lakes National Park di Kroasia.

Plitvice Lakes National Park dijadikan status Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1979. Keindahan Taman Nasional yang di dalamnya terdapat enam belas danau ini, dihubungkan oleh serangkaian air terjun yang sangat indah, dan di dalam hutannya dihuni oleh rusa, beruang, serigala, babi hutan dan jenis burung langka lainnya.

Taman Nasional ini total luasnya adalah 300 kilometer persegi (116 mil persegi). Enam belas danaunya dipisahkan menjadi cluster atas dan bawah oleh aliran air dari pegunungan, yang turun dari ketinggian 636 meter (2.087 kaki) untuk 503 meter (1.650 kaki) dengan jarak sekitar delapan km (5 mil), selaras dalam arah selatan-utara. Danau-danaunya meliputi area seluas sekitar dua km persegi, dimana aliran air dari danau terendahnya membentuk aliran untuk Sungai Korana.


Danaunya terkenal dengan warna khas mereka, mulai dari biru menjadi hijau, abu-abu atau biru. Warna-warna berubah terus tergantung pada jumlah mineral atau organisme dalam air dan sudut sinar matahari.

Ada juga cukup perbedaan ketinggian - titik tertinggi berada pada 1.280 meter (4.200 kaki), terendah di 380 meter (1.247 kaki) - meskipun perbedaan tinggi total antara danau itu sendiri hanya 135 meter (443 kaki). Veliki Slap adalah air terjun terbesarnya, dengan tinggi 70 meter (230 kaki). 

Sejarah Singkat  
Danau Plitvice telah menjadi objek wisata utama di akhir abad 19. Hotel pertama dibangun di sana pada 1896, dan pada awal 1893 sudah memiliki komite konservasi - pendahulu otoritas taman nasional saat ini. Pada tahun 1949 pemerintah komunis Yugoslavia menasionalisasi danau dan membuat mereka menjadi taman nasional. Taman ini tertulis di Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1979 dan mendapat pengakuan sebagai "keindahan alam yang luar biasa, dan produksi di tempat tersebut tidak terganggu dari travertine (tuff) melalui tindakan kimia dan biologi".


 
Taman ini segera menjadi salah satu atraksi paling populer wisata di Yugoslavia. Namun, pada bulan Maret 1991 Danau Plitvice menjadi tempat kejadian konfrontasi bersenjata pertama dari Perang Kemerdekaan Kroasia yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Selama konflik taman tersebut mengalami beberapa kerusakan, dimana hotel dan fasilitas lainnya yang digunakan sebagai barak. Pada auto-kamp Grabovac ada kematian warga sipil (tiga anak) dari sebuah shell Angkatan Darat Yugoslavia pada September 1991. Taman ini direbut kembali oleh Tentara Kroasia pada bulan Agustus 1995 selama Operasi Badai, yang mengakhiri perang Kroasia.

 
map guidenya







 

 

Inilah Titanic di Jaman Modern!


Titanic adalah salah satu kapal laut terbesar yang pernah dibuat, dibangun di galangan kapal Harland dan Wolff di Belfast, dan dirancang untuk bersaing dengan  Lusitania Cunard Line dan Mauritania. Titanic dimaksudkan untuk menjadi yang terbesar, kapal yang paling mewah yang pernah beroperasi. Desainernya adalah Lord William Pirrie, arsiteknya Thomas Andrews, konstruksi dilakukan oleh Harland dan Wolff manajer dan kepala departemen desain mereka, dan Alexander Carlisle, juru gambar kepala galangan kapal dan manajer umum. Pada gambar ini Anda dapat melihat Titanic modern. Nama kapal yang besar dan mewah ini adalah "Liberty of the Seas". Kapal ini adalah salah satu kapal termewah dan terbesar yang pernah dibuat di jaman modern ini. Tidak hanya dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas olah raga, seperti kolam renang, lapangan golf, ice skating, panjat tebing, dll, kapal ini juga lengkap dengan fasilitas mall dan rumah makan yang serba glamour.












Wat Phai Rong Wua, Wisata Di Taman Neraka



Wat Phai Rong Wua mungkin adalah salah satu tempat wisata paling aneh di muka bumi ini. Menampilkan adegan penyiksaan yang dilakukan oleh makhluk jahat, kompleks candi Buddha yang berada di Thailand ini diharapkan bisa menampilkan seperti apa neraka itu.
Wat Phai Rong Wua merupakan tujuan populer bagi umat Buddha, yang ramai dikunjungi setiap tahunnya. Dikenal sebagai lokasi sosok Buddha dengan logam cor terbesar di dunia, dan istana dari seratus Spires, Wat Phai Rong Wua juga merupakan rumah dari puluhan patung orang yang disiksa oleh setan dan berbagai monster. Beberapa patung terlihat sedang disodok wajahnya dengan tridents, sementara yang lain terlihat sangat menderita, dengan tubuh mereka tergantung di rahang monster raksasa. Ada darah di mana-mana dan pengeras suara di sekitar kompleks menggambarkan bagaimana siksaan orang-orang yang berdosa ini harus dijalani.
Wat Phai Rong Wua tidak disarankan sebagai tempat berlibur jika Anda ingin membawa anak-anak pada saat liburan keluarga, tapi orang-orang dari seluruh Thailand berkunjung ke tempat ini dengan anak-anak mereka, untuk menunjukkan kepada anak-anak mereka apa yang akan terjadi kepada mereka jika tidak pernah berdoa, atau melakukan perbuatan buruk. Hmm... Tempat yang cukup aneh bukan?