Pages

Sunday, July 24, 2011

Penemuan Cadborosaurus, Yang Terekam Di Teluk Nushagak, Alaska

Pada tahun 2009, ada desas-desus kalau seorang nelayan di Alaska telah berhasil merekam makhluk misterius yang disebut sebagai Cadborosaurus dan menyerahkan hasil rekaman itu kepada Discovery Channel. Desas-desus itu ternyata benar dan pada hari ini Discovery channel akan menayangkan rekaman tersebut secara exclusive.

Apakah kita telah mendapatkan bukti keberadaan makhluk cryptid Cadborosaurus?

Bisa saja. Walaupun masih terlalu jauh untuk menyimpulkannya dengan pasti.

Rekaman yang menarik ini diambil oleh seorang nelayan di teluk Nushagak, Alaska, pada tahun 2009, dan akan ditayangkan perdana hari ini pada acara "Hillstranded", sebuah dokumenter spesial dari Discovery Channel.

Pada rekaman tersebut, terlihat adanya seekor (atau lebih) makhluk panjang seperti ular sedang berenang di teluk. Ukurannya kurang lebih sekitar 6 sampai 9 meter dengan punuk di punggungnya. Makhluk itu juga menyemburkan air dari punggungnya seperti seekor ikan paus. Ini cukup luar biasa karena tidak ada ikan yang menyemburkan air dari punggungnya selain paus. Makhluk dalam rekaman tersebut, jelas bukan seekor paus.

Ini screen shot rekaman tersebut. Kalian bisa menyaksikan cuplikan dari discovery channel di akhir postingan ini.





Ketika melihat makhluk dalam rekaman tersebut, mungkin orang-orang akan segera menghubungkannya dengan Nessie, cryptid paling termashyur di dunia dari Lochness, Skotlandia. Namun, para cryptozoologyst yang menyaksikannya menemukan kalau makhluk itu lebih mirip dengan makhluk cryptid lainnya, yaitu Cadborosaurus, yang diberi nama berdasarkan teluk Cadboro di British Columbia, tempat makhluk jenis ini pertama kali ditemukan.

Paul LeBlond, mantan kepala Department of Earth and Ocean Sciences di universitas British Columbia mengatakan kepada Discovery News kalau ia sangat terkesan dengan rekaman tersebut. LeBlond pernah membantu menulis buku mengenai Cadborosaurus yang berjudul "Cadborosaurus: Survivor from the deep".

"Walaupun rekaman itu diambil pada situasi yang sedikit hujan dan kapal yang bergoyang, rekaman itu terlihat sangat asli."

Cadborosaurus sendiri memiliki nama julukan Cadborosaurus Willsi, yang berarti reptil atau kadal dari teluk Cadboro. Namun, kadang-kadang orang-orang hanya menyebutnya sebagai Caddy.

Makhluk ini dianggap sebagai salah satu jenis ular laut yang memiliki kepala seperti kuda, mata yang besar dan punggung yang berpunuk.

Penampakan makhluk seperti ini telah dilaporkan selama puluhan tahun. Namun baru pada tahun 1937 ditemukan bangkainya di Queen Charlotte Island, British Columbia. Bangkai itu ditemukan di dalam perut seekor ikan paus.









Sejak saat itu, nama Cadborosaurus mulai dikenal secara luas.
 
 


Bangkai Cadborosaurus yang misterius itu kemudian diteliti dan disimpulkan sebagai bangkai anak paus. Namun kesimpulan ini ditolak oleh sebagian orang, termasuk oleh pekerja yang menemukannya pertama kali.

Misteriusnya, bangkai itu kemudian hilang entah kemana.

Karena itu, rekaman Alaska menjadi sangat penting bagi para cryptozoolgyst yang ingin meneliti kembali kemungkinan keberadaan makhluk ini.

Banyak peneliti percaya kalau Cadborosarus adalah sejenis belut raksasa atau Frill Shark (Yang memang berbentuk mirip belut). Namun LeBlond menyangsikannya karena gerakan makhluk yang terlihat dalam rekaman tidak seperti gerakan seekor ikan.




"Pastilah makhluk (dalam rekaman) itu sejenis reptil atau mamalia karena ia bergerak naik turun (berosilasi) secara vertikal. Ikan sendiri bergerak ke kiri dan kanan."

Tentu saja satu-satunya cara untuk menentukan identitas makhluk itu adalah dengan menemukan makhluk misterius tersebut. Rekaman ini mungkin bisa menjadi patokan bagi para cryptozoolgyst.

Jim Covel, senior manager pada Monterey Bay Aquarium, menyimpulkannya dengan sangat baik.

"Kita memang masih menemukan banyak spesies baru di dalam lautan sehingga memungkinkan beberapa orang untuk mengakomodasi pikiran-pikiran seperti ini dan mengisi kekosongan yang ada dengan imajinasi. Namun, hal ini menunjukkan betapa eksplorasi ilmiah sangat dibutuhkan."
Siapa tahu, mungkin suatu hari Cadborosaurus yang misterius itu akan muncul kembali.

Saksikan rekaman tersebut dari cuplikan penayangan Discovery Channel berikut ini: 
 



Wednesday, July 20, 2011

Odori-don: Sajian Cumi "Menari" yang Mengerikan dari Jepang

Makanan yang satu ini mungkin tampak mengerikan bagi sebagian orang, bahkan terlihat tidak ber"perikehewanan". Namun, makanan ini benar-benar disajikan di restoran Ikkatei Tabiji di Hokkaido, Jepang, dengan harga sekitar Rp205,000.
"Odori-don" atau "mangkuk nasi dengan cumi yang menari" adalah masakan Jepang yang menyajikan cumi hidup yang telah dipenggal kepalanya dan diletakkan di atas semangkuk nasi sushi bersama potongan atau irisan tipis kepalanya yang terpenggal.
Awalnya, kepala cumi tersebut terlihat tidak bergerak, tetapi jika dituangkan bumbu kecap khas Jepang di atasnya, maka cumi tersebut akan bergerak seperti sedang "menari".
Setelah "pertunjukkan" itu, cumi kemudian diangkat dari mangkuk dan dipotong-potong menjadi ukuran kecil untuk kemudian disajikan kembali oleh koki.

Peringatan! Bagi yang punya perut yang lemah dan tidak tegaan, serta buat para cumi-cumi lain yang ada di luar sana, tidak dianjurkan untuk melihat video di bawah ini.

Sunday, July 3, 2011

Berani Makan Roti Sadis Dari Thailand Ini??

Kita semua tahu bahwa Negara Thailand adalah negara yang indah di selatan timur Asia dengan ukuran yang sama dari California dan sedikit lebih kecil dari Texas. Thailand memiliki daya tarik wisata tersendiri dan terkenal sebagai "Mutiara Asia".

Di Negara yang indah itu pula, seorang seniman lokal membuat seni jenis baru yang sedikit berbeda dari seni-seni yang sudah ada sebelumnya. Di suatu tempat di provinsi Ratchaburi di Thailand desa Potharam tinggal Seniman bernama Kittiwat Unarrom putra seorang tukang roti dan pencpta seni ini. Pada usia 28 tahun, ia menciptakan berbagai jenis eksposisi artistik. Di dalam sebuah ruangan gelap, terdapat rak-rak dan beberapa kait yang menggantung "bagian tubuh manusia". Tempat ini tampak seperti kamar mayat, tapi jika Anda melihat lebih dekat itu hanyalah sebuah roti.

Inspirasinya datang dari buku-buku anatomi dan kunjungannya ke museum forensik.



Kittiwat Unarrom berkata: "Ketika orang melihat roti, mereka tidak ingin memakannya. Tapi ketika mereka merasakannya, itu hanya roti biasa. Pelajarannya adalah 'tidak menghakimi hanya dengan penampilan luar. "



Toko roti di Thailand ini memiliki beberapa cara yang sangat aneh dalam membuat roti. Mereka merancang tampilan baru roti berbentuk seperti lengan manusia, kepala, kaki dan itu merupakan daya tarik wisata yang nyata. Bagaimana rasanya kita tidak tahu, tapi tampaknya sangat menakutkan.

Seperti inilah bentuk roti2 yang GORE ini !!
























Enak apa nggak ya rasanya?? Tapi kayaknya anak ini menikmati banget deh kue sadis ini...LOL

Friday, July 1, 2011

Inilah Jawaban Mengapa Einstein Menjulurkan Lidah Saat Difoto

Siapa lagi kalau bukan Albert Einstein, salah satu manusia jenius yang tersohor itu. Mungkin kalian sering melihat foto Albert Einstein yang satu ini. Einstein menjulurkan lidah yang mudah kita temui di cover majalah, poster dan kaos. Foto tersebut diambil oleh fotografer (Arthur Sasse) pada 14 Mar 1951 di Princeton pada acara ulang tahun ke 72. Sebenarnya, foto yang lengkap (aslinya) adalah Einstein sedang duduk di kursi belakang mobil bersama Dr Fank Aydelotte dan istrinya.

Mengapa Einstein menjulurkan lidah?

Yah, inilah pertanyaan banyak orang mengenai foto tersebut. Sebagian orang menganggap bahwa agar jenius, maka kita harus mengeluarkan lidah dengan rambut yang acak-acakan.

Padahal menjadi jenius bukan berarti rambut kita harus acak-acakan dan mengeluarkan lidah bukan? Salah-salah, malah di sangka orang gila. Hehehe...

Sebenarnya pada saat itu, Albert Einstein dan Aydelotte baru saja pulang dari acara penghargaan Einstein. Meskipun Einstein sudah duduk di kursi mobil, masih saja reporter dan fotografer mengejar dia. Para wartawan berusaha menahan Einstein, dan Einstein berteriak : "Ini cukup. Ini cukup!". Namun dasar wartawan, tetap saja mengajukan pertanyaan dan para fotografer terus mengambil gambarnya bersama kerabatnya. Ketika wartawan meminta kesediaan Einstein untuk mengabadikan foto ulang tahunnya, akhirnya iapun menjadi letih dan kesal, lalu ia menjulurkan lidahnya, dengan nada mengejek. Pada saat itu, Arthur Sasse sempat mengabadikan foto Einstein tersebut.

Meskipun demikian, Einstein sangat menyukai foto itu. Ia memotong foto tersebut, sehingga hanya tampak dia sendiri (tanpa memunculkan Aydelotte dan istrinya). Einstein pun memperbanyak foto tersebut dan mengirim ke teman-temannya.

Inilah foto aslinya sebelum di crop !