Pages

Saturday, January 15, 2011

Krak Des Chevaliers, saLah satu Benteng tErkuat pada jAman pErtengahan

Krak des Chevaliers adalah benteng tentara Salib di Suriah.Dalam bahasa Arab, benteng ini dijuluki sebagai Qal’at al-Ḥosen Benteng ini terletak 40 km sebelah barat kota Homs.Suriah merupakan rute perdagangan tertua di dunia, yaitu rute dari timur jauh ke Eropa. Sepanjang sejarah orang-orang telah berperang untuk memperebutkan daerah tersebut. Sekitar tahun 640 M, bangsa Arab menaklukkan Suriah dan menjadikkannya sebagai pusat kekaisaran mereka. Sebagian penduduk Suriah adalah Muslim, dan selama bertahun-tahun orang Muslim dan Kristen hidup berdampingan.






The Story

Qal’at al-Hosen merupakan tempat yang sangat penting bagi para prajurit perang salib. Mereka membangun bangunan yang besar dan benteng yang kuat di atas bukit pada ketinggian 650 m dari permukaan laut. Benteng tersebut kemudian diberi nama Krak Des Chevaliers, yang dalam bahasa Perancis-Arab berarti “istana untuk para ksatria”. Benteng ini memiliki dua dinding tinggi dan 13 menara. Dinding bagian dalam lebih tinggi daripada dinding bagian luar. Di antara dinding terdapat parit dan lereng yang curam. Benteng ini bisa terisi satu garnisiun yang terdiri atas 2000 prajurit lengkap dengan kuda serta perlengkapan perang dan makanan yang cukup untuk jangka waktu lima tahun. Di balik tembok bagian dalam adalah ruang kubah, kapel, ruang kerja, ruang perbekalan, dan jalan maze. Benteng ini tampak seperti kota kecil yang berperisai. Para prajurit mempertahankan benteng ini selama lebih dari 100 tahun, melalui berbagai macam konflik. Pada tahun 1271, setelah sebulan pertempuran, akhirnya istana tersebut jatuh ke tangan Baibar.




No comments:

Post a Comment